Pengertian Perilaku
Assertif
Asertif berasal
dari kata asing to assert yang berarti menyatakan dengan tegas. Menurut Lazarus
(Fensterheim, l980), pengertian perilaku asertif mengandung suatu tingkah
laku yang penuh ketegasan yang timbul karena adanya kebebasan emosi dan keadaan
efektif yang mendukung yang antara lain meliputi : menyatakan hak-hak pribadi,
berbuat sesuatu untuk mendapatkan hak tersebut, melakukan hal tersebut sebagai
usaha untuk mencapai kebebasan emosi.
Emmons dan
Alberti (2002) mengatakan bahwa assertif adalah mempromosikan...
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 17 Maret 2012
Rabu, 14 Maret 2012
Gay & Waria
21.33
No comments
Sebagian dari kita pasti masih menganggap Gay dan Waria itu sama, padahal jika kita mau sedikit jeli memperhatikannya ada beberapa perbedaan yang cukup kentara jika dilihat dari sudut pandang kemasan kedua fenomena manusia ini. Lebih tepatnya mereka pada dasarnya serupa tapi tak sama.
Menurut literatur pada Kitab Suci Agama Islam dan beberapa agama samawi, diceritakan secara tertulis dan suci bahwa jauh sebelum Masehi, tepatnya disuatu Jaman pada masa hidup Nabi Luth AS, fenomena kelainan orientasi seks yang biasa disebut Homoseks dan Lesbian...
Sepuluh Resep Efektif Untuk Menguatkan Kepribadian
20.44
No comments
inilah sepuluh resep untuk menguatkan kepribadian, menutup celah kekurangan, sehingga elemen-elemen pembunuhan kepribadian tidak menyerang diri anda. para pakar pengalaman meringkasnya sebagai berikut.
biasakan untuk melihat sesuatu dari hakikat dan esensinya, serta tidak merasa cukup dengan melihat permukaan saja.
jujur, iklas, bersunguh-sunguh, dan membiasakan diri untuk bberpikir dan mengkaji sesuatu secara mendalam.
merdeka dalam hal tidak hanya mengikuti kebiasaan dan pemikiran orang lain. ambillah pengetahuan dan prinsip dari hal hal-hal...
Langganan:
Postingan (Atom)